Perencanaan Pembangunan Lapangan Padel

Membangun lapangan padel butuh perencanaan matang karena standar ukuran, material, dan struktur cukup spesifik. Berikut panduan praktis dari tahap awal sampai estimasi biaya.

Padel

1️⃣ Studi Awal & Analisis Lokasi

Hal pertama yang perlu dicek:

✔ Luas lahan

Ukuran standar lapangan: 10 m × 20 m

Area minimum disarankan: ± 13 m × 23 m (termasuk ruang bebas)

Tinggi bebas: minimal 7 m (ideal 8–10 m indoor)

 

✔ Kondisi tanah

Tanah harus stabil dan tidak mudah ambles

Perlu tes kepadatan tanah (CBR atau sondir jika proyek besar)

✔ Akses & fasilitas

Parkir

Drainase

Listrik (untuk lampu malam)

Air hujan (pembuangan)

2️⃣ Desain & Spesifikasi Teknis

📐 Ukuran Standar Lapangan

Panjang: 20 m

Lebar: 10 m

Tinggi kaca belakang: 3 m

Tinggi pagar samping: 4 m

Net tengah: tinggi 88 cm

Struktur Utama

Komponen utama:

  1. Pondasi beton

Beton bertulang

Ketebalan slab: biasanya 12–15 cm

Kemiringan drainase: ±0,5–1%

 

  1. Dinding kaca tempered

Tebal umum: 10–12 mm

Harus tempered & safety

  1. Rangka baja

Baja galvanis / powder coating

Anti karat (penting di Indonesia yang lembap)

  1. Rumput sintetis

Tinggi fiber: 10–15 mm

Isi pasir silika

3️⃣ Tahapan Konstruksi

Urutan pekerjaan yang umum:

  1. Pembersihan & perataan lahan
  2. Pekerjaan pondasi dan slab beton
  3. Instalasi drainase.
  4. Pemasangan rangka baja.
  5. Pemasangan kaca tempered
  6. Instalasi rumput sintetis
  7. Pemasangan net & marking
  8. Instalasi lampu (jika outdoor malam)
  9. Finishing & uji coba

⏱ Waktu pengerjaan: ±4–8 minggu per lapangan

 

4️⃣ Estimasi Biaya (Indonesia 2025–2026)

💰 Kisaran per 1 lapangan:

Komponen Estimasi
Pekerjaan sipil Rp 120–200 juta
Struktur baja & kaca Rp 250–400 juta
Rumput sintetis Rp 80–120 juta
Lampu & listrik Rp 40–80 juta
Total Rp 500–800 juta

 

⚠️ Catatan:

– Indoor lebih mahal

– Panoramic court lebih mahal

– Harga tergantung impor material

 

5️⃣ Pilihan Tipe Lapangan

🏟 Outdoor

✅ Lebih murah
✅ Cepat balik modal
❌ Tergantung cuaca

🏢 Indoor / Semi Indoor

✅ Bisa dipakai siang malam
✅ Lebih premium
❌ Investasi lebih besar

🔥 Panoramic Court (tanpa tiang sudut)

✅ Tampilan profesional
✅ Cocok turnamen
❌ Paling mahal

 

6️⃣ Potensi Bisnis (Gambaran)

Contoh sederhana:

– Tarif sewa: Rp 250–400 ribu/jam

– Pemakaian: 6 jam/hari

– Omzet kotor: ± Rp 45–70 juta/bulan per court

– ROI biasanya: 2–4 tahun (lokasi bagus).

 

✅ Kalau kamu mau, saya bisa bantu lebih detail, misalnya:

Layout site sesuai ukuran tanah kamu

RAB detail

Desain 2D/3D lapangan

Hitung balik modal

Coba beri info:
👉 ukuran lahan kamu berapa meter?
👉 mau indoor atau outdoor?

Share This Story, Choose Your Platform!

Leave A Comment